Terlalu Berambisi, Rossi Ungkapkan Maaf Pada Tim Dan Crew

Tipsotomotif.com – Medan Rider Yamaha, Valentino Rossi menyesali kegagalannya tak menyelesaikan balapan di Sirkuit Assen dalam Grand Prix Belanda. Rossi yang tampil konsisten sejak sesi latihan bebas, sempat bertahan di posisi ketiga saat race berlangsung di tengah guyuran hujan.

Namun aksinya sempat diinterupsi Race Direction yang memutuskan menghentikan lomba akibat hujan lebat membuat balapan jadi kacau. Setelah dilanjutkan kembali, Rossi bisa mengambil alih pimpinan balapan. Ketika itu, The Doctor jadi pembalap terdepan berkat aksi menggilanya di trek Assen, yang sejatinya sangat sulit ditaklukkan pembalap lain. Namun, hal tersebut berbuntut kesalahan.

Kesialan menyelimuti Rossi di lap ketiga sesi kedua atau tepatnya di lap ke-15 di mana ia tergelincir dari YZR-M1 dan akhirnya tak bisa melanjutkan balapan. Rossi harus puas melihat Marc Marquez jadi runner up balapan di bawah Jack Miller yang jelas membuat poinnya di klasemen kembali menjauh.

Atas kesalahan dirinya tersebut, Rossi meminta maaf kepada timnya usai tergelincir di trek sehingga gagal mendulang poin. Rossi pun menyesali penampilannya. Ia enggan menyalahkan keputusan Race Direction menghentikan balapan akibat hujan lebat, melainkan lebih menyalahkan diri sendiri.

“Ini memalukan karena hari ini sebenarnya saya punya kesempatan membuat hasil yang baik dan mengambil beberapa poin penting untuk kejuaraan. Dalam kondisi kering, saya punya kecepatan yang baik, tetapi dalam keadaan basah saya juga tidak begitu buruk,” ucap Rossi.

“Tapi saya malah melakukan kesalahan. Saya terlalu cepat. Saya mendorong terlalu keras dan terlalu banyak. Itu adalah kesalahan yang bodoh dan saya sangat menyesal kepada tim sebab hari ini harusnya kami bisa menang,” sesal Rossi.

Kegagalan itu membuat Rossi makin tertinggal dari dua pesaingnya. Ia tertinggal 42 poin dari pemuncak klasemen Marc Marquez, dan 18 poin dari rekan setimnya Jorge Lorenzo, yang finis di peringkat ke-10.


Loading...